Oleh : Zahratul Mazidah
(14.141.409)/5J/PGSD/IKIP PGRI
MADIUN
Dewasa ini pendidikan Indonesia
masih tertinggal dari Negara-negara tetangga. Membicarakan pendidikan Indonesia
saat ini tentu saja tidak lepas dari membicarakan kurikulum yang di gunakan .
Kita semua tahu bahwa dunia pendidikan Indonesia telah mengalami beberapa
pergantian kurikulum. Kurikulum pertama yang di gunakan yaitu Rantjana
Pelajaran 1947 dan terus berkembang hingga saat ini kurikulum 2013 yg sering disebut
K13. Dari tahun 1947 sampai tahun 2013 tentu banyak perubahan-perubahan yang
terjadi dalam perkembangan kurikulum ini. Yang sering kita tanyakan perlukah
kurikulum itu di ganti ? tentu saja perlu. Kenapa ? tentunya banyak alasan yang
mengharuskan kurikulum itu diganti. Salah satunya karena pembaharuan atau
perubahan kurikulum dalam perkembangannya saat ini menyesuaikan perkembangan
zaman yang telah memasuki zaman IPTEK yang sangat berpengaruh.
Terjadinya perubahan kurikulum
selain adanya pengaruh IPTEK juga didasari pada kekurangan-kekurangan yang
terjadi pada kurikulum sebelumnya serta praktek di lapangan yang kurang
sehingga tidak tercapainya tujuan pembelajaran yang maksimal. Perubahan
kurikulum ini merupakan pengembangan serta pembaharuan untuk lebih memajukan
dunia pendidikan. Entah itu dalam hal tenaga pendidik maupun teknik dan proses
pembelajaran. Contohnya saja perubahan kurikulum KTSP 2006 ke kurikulum 2013
masih banyak sekolah-sekolah yang jarang atau masih awam dalam menerapkan
kurikulum baru yaitu kurikulum 2013 karena kurangnya tenaga pendidik yang
berkopenten serta sarana yang kurang memadai dalam penerapannya. Sebenarnya
kurikulum 2013 tidaklah serumit yang kita bayangkan, memang banyak
perubahan-perubahan di dalam proses pembelajarannya dan lebih banyak
keterampilan yang di nilai dibanding dengan kurkulum sebelumnya yaitu kurikulum
KTSP 2006.
Dalam proses pembelajarannya
tenaga pendidik atau guru harus lebih memahami sifat individu siswa dengan
demikian tenaga pendidik atau guru bisa memahami karater siswa dan lebih bisa
mengontrol siswa serta mengarahkan siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran
mereka. Didalam proses pembelajarannya kurikulum 2013 lebih mudah penerapnnya
di banding dengan kurikulum KTSP 2006, karena di dalam pembelajaran k13
menggunakan tema untuk mempelajarai beberapa mata pelajaran dengan demikian
lebih memudahkan siswa dan guru untuk lebih memahami materi yang telah
disampaikan.
Kenapa kurikulum 2013 masih
jarang digunakan? Padahal kurikulum 2013 merupakan pembaharuan dari kurikulum
sebelumnya yaitu kurikulum KTSP 2006 dan praktek di lapangannya lebih mudah
menerapkan k13. Karena pada dasarnya kurangnya informasi tentang penggunaan
serta tatacara penerapan kurikulum 2013 pada sekolah-sekolah yang terpelosok
ataupun sekolah-sekolah yang kurang dalam sarana pembelajarannya.
Tentunya pemerintah Indonesia
tidak main-main dalam melakukan
perubahan kurikulum ini, mengingat pendidikan merupakan hal utama atau
tiang untuk membangun negara dengan lebih baik, karenanya terjadinya perubahan
kurikulum pasti menuju ke perubahan yang lebih baik serta memeperbaiki
kekurangan-kekurangan pada kurikulum sebelumnya, dengan demikian perkembangan
dunia pendidikan akan terus membaik.
